Click on the Edit Content button to edit/add the content.
  1. Home
  2. »
  3. Techcation
  4. »
  5. 10 Rekomendasi Wireless Charger Terbaik untuk Gadget Kamu

Cerpen 1: Beli Gas!

Tabung Gas

Kala itu di waktu malam, di apart ada 3 orang, Dandee, Harist, dan Adhi.

Saat itu Adhi sedang asik dengan laptopnya di kamar. Terlihat dia sedang memakai kaos kutang putih ciri khasnya dengan kipas yang sedang menyala. Dia memandang dua device-nya, laptop dan HP yang ia genggam. Terlihat dia sedang memastikan pekerjaan yang dia lakukan sudah dilakukan dengan benar sama bawahan-bawahannya.

Sedangkan Dandee.

Dia pun sedang asik juga mengerjakan pekerjaannya sebagai SEO di kamarnya sambil menyetel lagu hipdut kesukaannya yaitu lagu Naykilla — My Mine Gueh. Keknya gue denger dia udah 5x hari itu dia setel lagunya.

Saat itu gue baru banget pulang dari GBK karna habis jalanin rutinitas lari 5 kilometer selepas pulang kerja. Gue pun membuka pintu apart dan membereskan perlengkapan kerja yang gue satukan dengan perlengkapan lari. Keseharian yang cukup merepotkan karena lo jadi banyak barang kalo lari pas pulang kerja tapi nggak pulang dulu. Setelah gue taruh tas gue yang berat, gue lepas sepatu lari gue dan sepatu jalan ke kantor. Yup, gue bawa dua sepatu di sini.

Gue duduk dengan nafas ngos-ngosan.

Dengan situasi nafas yang hampir sekarat, Adhi kemudian perlahan beranjak dari tempat duduknya untuk nyamper gue di ruangan depan.

Gue pun ngelihat dia dengan muka loyo seperti lagi nyari inspirasi. Entah itu lagi nyari ide atau habis ngerjain task list yang menyebalkan. Asem bener dah mukanya.

Dia pun duduk di depan gue yang lagi lepasin sepatu lari gue. Btw, di ruangan itu ada 2 kursi tenda tempat kita biasanya ngumpul dan ngobrol ber-4, cuma gue sediakan 2 aja biar nggak terlalu penuh.

Dia pun nanyain ini ke gue.

“Rist, nge-gym yuk?”

“Jir sekarang banget, gue abis olahraga cok?”

“Ya gapapa lah, olahraga dong.”

“Udah jam 10 lho iniii, tapi yaa oke lah, gas gece, lu siap-siap dah.”

“Iya, gue soalnya mau naruh sepatu di mobil.”

“Okay, gass lah.”

“Eh tapi gue mau solat dulu.”

Sejujurnya dalam hati gue nge-dumel sih.

“Lah lo orang ngape nggak dari tadi solat jirr?”

Dah lah, kata gue dalam hati. Adhi pun langsung bergegas ambil wudhu untuk solat. Sedangkan gue pun melanjutkan merapihkan barang-barang lari gue. Gue akuin barang-barang yang gue bawa untuk hari ini cukup banyak sih. Gue ngeluarin laptop, iPad, dan berbagai macam perkabelan seperti charger laptop yang gue masukin secara acakadut langsung ke laptop. Ya bagian kabel ini aja sih yang nggak gue beliin case tempat, sedangkan untuk kabel charger HP tuh gue kasih tempat supaya rapih.

Simpel sih, karna kabel charger laptop kan punya kantor yak, gue agak males merawatnya dengan baik hahahaha.

Candaaa…

Setelah gue rapihin alat-alat perkantoran, gue pun lanjut merapihkan beberapa tempat bekal makan yang gue bawa ke kantor untuk makan siang dan makan untuk bekal lari.

Selain peralatan kantor yang banyak, bekel yang gue bawa juga banyak banget karna gue males jajan jadi mending gue masak aja biar lebih hemat.

Tiba-tiba di sela gue merapihkan tempat makan, terdengar

“Tok-tok.”

Gue mendengar suara pintu diketuk oleh seseorang yang bahkan gue nggak ingat apakah kita ada pernah janji dengan seseorang sebelumnya atau tidak. Seinget gue sih enggak ya, dan kalaupun itu Daris yang pulang dari kerja. Jam 10.30 malam masih terlalu pagi untuk Daris pulang, karena memang dia pulang selalu hampir tengah malam.

Pikir gue siapa ya yang ngetok malam-malam begini.

Begitu gue buka pintu, gue jujur kaget karena gue melihat mas-mas galon yang sudah menjadi langganan apart untuk isi ulang galon. Mas-mas ini terlihat memakai kaos berlogokan superhero yang sudah pudar gambarnya dan celana panjang training.

Gue melihat dia agak aneh, ternyata dia datang dengan membawa trolley dua roda. Gue tuh sebelumnya nggak begitu melihat galon yang dibawa, karena posisinya dia masuk tuh tepat di balik tembok di mana sofa gue dudukin. Nah, trolley-nya itu di belakangnya dia banget, gue cuma melihat dirinya dari samping.

Karena gue kenal kayak, oh mas-mas galon nih. Yaudah gue persilakan aja dia untuk taruh galonnya langsung sambil bilang

“Oh mas galon ya, taruh depan aja mas kayak biasa.”

Gue pun bergegas mengambil galon yang kosong, karena memang kita sudah kehabisan air minum.

“Nih mas galonnya, 2 yak.”

Truus masnya dan gue saling tatap gitu njir, masnya bingung, gue pun juga ikut bingung kenapa jadi tatap-tatapan gini dah. Dan kemudian dia bilang

“Umm, ini saya bawa isi ulang gas mas.”

“Hah? Gass???”

Kebingungan gue bertambah pas dia bilang kayak gitu dan gue sejenak melihat kembali ke apart untuk cek apakah kita ternyata kehabisan 2 hal sekaligus, galon dan gas.

Gue lihat gas masih terpasang dengan baik dan kompor pun masih menyala saat gue coba nyalakan. Trus gue bilang ke masnya

“Bentar mas yaaa.”

Gue sejenak melupakan tujuan untuk ke gym dan langsung bergegas untuk nanya ke teman-teman apart. Pertama gue tanya Adhi.

“Adhiiiiiiiii, lo beli gass?? Ada mas-mas galon nih tiba-tiba bawa gas ke kita jirrr.”

“Hah, gass? Nggak, gue nggak ada beli gas kook.”

Adhi pun ikut heboh dan ikut gue ke kamar Dandee.

Terlihat Dandee sedang bekerja di depan laptopnya, ternyata dia lagi meeting dengan seseorang yang lagi minta diajarin SEO untuk perusahaannya. Saat kita samperin si Dandee dia tuh lagi ngomong sesuatu ke temennya.

“Nah jadi basicnya keyword research tuh harus berbasisss…”

Braakkk!

Gue pukul punggungnya Dandee dan dia pun langsung nengok ke arah gue dan Adhi yang terlihat membelakangi dia di kamar. Kami berdiri di belakang diaa sambil bilaanggg

“Woy Dand, lo pesen gas?”

“Hah, gas? Enggak kok, gue pesen galon?”

Dandee pun bergegas untuk ngecek ke luar dan bertanya ke masnya. Dia menyadari memang itu mas-mas galon yang biasanya bawa isi ulang galon, tapi dia kaget kalau yang dia bawa bukan galon yang dia pesan, melainkan gas.

“Mas, saya pesan galon lho bukan gas?”

“Lha saya mana tau mas, saya cuma bawa.”

Dandee pun saling bertatap-tatapan seperti yang gue lakukan di awal gue liat masnya. Dandee pun bilang

“Bentar mas, saya cek dulu.”

Dandee segera izin ke mas galon untuk cek pesanan galon yang dia lakukan lewat HP. Dia balik ke kamarnya dan segera memegang HP yang terletak di samping laptopnya. Semua pemesanan galon dilakukan di WhatsApp, jadi dia langsung cek chat dengan admin isi ulang galon dan kurang lebih gini chatnya. Dandee melakukan pembelian tuh di sekitar jam 7-an.

“Ceriitanya Chat Whatsapp”

Dandee: Halo, saya pesan isi ulang 2 galon untuk apart B23ZL ya

Admin Galon: Pengantaran saat ini sudah dilakukan mas, paling nanti sekitar jam 10.

Dandee: Oke, Gass!!!

Admin Galon: Invoice QRIS Rp275.000.

Kita pun bertiga tertuju ke sejumlah uang yang tertera di QRIS yang diajukan oleh si Admin Galon. Setelah itu gue dan Adhi menatap ke arah Dandee.

Harist, “Cok, ini lo beli galon jir, nape yang dateng malah gas..”

Adhi, “Udah lo bayar belom nihh?”

Dandee, “Belomm, adminnya langsung ngirim barangnya jir meskipun gua belom bayar.”

Dandee pun langsung meneruskan chat dan mengklarifikasinya dengan membalas si Admin Galon tersebut.

“Ceriitanya Chat Whatsapp”

Dandee: Halo, saya pesan isi ulang 2 galon untuk apart B23ZL ya

Admin Galon: Pengantaran saat ini sudah dilakukan mas, paling nanti sekitar jam 10.

Dandee: Oke, Gass!!!

Admin Galon: Invoice QRIS Rp275.000.

Dandee: Mbaaak, saya pesan galon 2, Gas itu tandanya okee mbaak bukan saya beli gasss :”)

Sejujurnya gue dan Adhi tidak begitu melihat balasan chat dari si Admin setelah Dandee mengklarifikasi, dan kita pun tertawa ngakak atas kekonyolan yang terjadi.

Dandee pun melakukan klarifikasi ke abang galon dan abangnya langsung menukarkan gasnya dengan 2 galon.

Beberapa saat kemudian galon 2 pun datang, dan kita bertiga saling tatap bersyukur ternyata udah sesuai pesanan.

Gue dan Adhi pun langsung melanjutkan aktifitas nge-gym sambil tertawa dan nge-cengin Dandee.

Harist, “Dhii, ayok nge-gym, dah siap belom?”

Adhi, “Okeee Gasssss!!!”

Kita bertiga pun ngakakkkk.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *