Kalau kamu lagi mampir ke Klaten dan nyari sarapan atau makan siang yang nggak bikin kantong jebol, Soto Boyolali Hj Hesti ini layak banget masuk daftar. Lokasinya nggak jauh dari alun-alun Klaten, jadi gampang ditemukan dan gampang juga dijadikan alasan buat mampir.
Daftar Isi
ToggleLokasi dan Suasana
Tempat ini berada di area yang cukup strategis, dekat alun-alun Klaten. Buat yang baru pertama kali ke sini, nggak perlu khawatir nyasar jauh. Suasananya tipikal warung soto yang ramai tapi tetap nyaman, jenis tempat yang bikin kamu langsung ngerasa “oke, ini tempat makan yang beneran”, bukan yang dibuat-buat estetik.
Menu dan Harga: 10 Ribuan Bisa Kenyang
Ini bagian yang paling bikin senang. Harganya mulai dari 10 ribuan saja untuk satu porsi soto. Serius. Di harga segitu kamu sudah bisa duduk, pesan, dan makan kenyang.

Satu-satunya menu yang harganya agak beda adalah Tenkleng, yang dijual sekitar Rp40.000. Dan dari yang aku lihat, Tenkleng ini satu-satunya menu yang memang naik kelas dibanding menu lainnya di sini. Kalau kamu penasaran, bisa dicoba, tapi soto-nya sendiri sudah lebih dari cukup.
Aku sendiri pesan dua: soto daging dan soto ayam. Di sini ada pilihan nasi dipisah atau dicampur langsung di mangkuk. Kalau minta nasi dipisah, harganya jadi Rp12.500. Kalau dicampur, tetap Rp10.000. Kecil selisihnya, tapi worth it kalau kamu tipe orang yang suka atur sendiri porsi nasinya.
Gorengan Prasmanan: Jangan Kalap
Nah ini yang seru sekaligus berbahaya. Gorengan di sini disajikan dalam format prasmanan, kamu ambil sendiri pakai piring yang sudah disediakan di sampingnya, dan bayar di akhir sesuai jumlah yang diambil.

Pilihannya lumayan variatif: sosis solo, bala-bala, tempe goreng, sate usus, telor, sampai ati ampela. Semua tersaji rapi dan tinggal ambil.
Satu catatan penting: bayarnya di akhir, jadi nggak ketahuan langsung berapa yang kamu ambil. Ini jenis sistem yang kalau kamu lapar banget dan nggak hati-hati, total tagihannya bisa bikin kamu kaget sendiri.

Oh iya, sosis solo di sini juga dijual dalam versi frozen, sekitar Rp40.000 per pack. Lumayan buat oleh-oleh ringan atau stok di rumah kalau ketagihan.
Soal Kondimen: Ada Kecap yang Bikin Aku Bingung
Di meja sudah tersedia sambal kecap dan jeruk nipis. Jeruk nipis masuk akal, memang bikin soto makin segar. Tapi kecap? Jujur aku nggak terlalu paham konteksnya kecap di soto. Mungkin ada yang memang suka, atau mungkin sudah tradisi di sini. Aku sendiri nggak pakai, dan rasanya tetap enak.
Rasa: Comfort Food yang Jujur
Soal rasa, aku akan bilang jujur: ini bukan soto terenak yang pernah aku makan. Tapi buat harga segitu? Ini lebih dari layak. Kuahnya bening, ada rasa rempah yang cukup, dan porsinya proporsional. Buat aku, ini masuk kategori comfort food yang nggak perlu jadi yang terbaik untuk tetap memuaskan.

Kalau kamu lagi perjalanan, transit, atau memang lagi di Klaten dan butuh makan yang beneran mengenyangkan tanpa drama, Soto Boyolali Hj Hesti ini jawabannya.
Kalau kamu suka ngulik kuliner jujur dengan harga terjangkau seperti ini, beberapa artikel lain di Laycation yang mungkin relevan buat kamu baca juga:Aku pernah nulis soal pengalaman makan di tempat dengan harga ramah tapi tetap memuaskan di Review Jujur Dendeng Batokok Bakar di Jambi dan kalau kamu tertarik kuliner kaki lima yang underrated, bisa cek juga Mie Ayam Pak Agus Ketapang. Dan kalau kamu tipe yang suka jalan-jalan sambil hunting kuliner lokal waktu traveling ke kota-kota baru, artikel soal rekomendasi hotel staycation Solo mungkin bisa jadi referensi sekalian kalau kamu mau eksplor area Solo-Klaten lebih jauh.




